
Kecil dimanja.. Muda hura-hura… Tua kaya-raya.. Mati masuk surga….
Weleh-weleh.. emang dunia ini milik engkong-loe..!!!
Jadi begini… setelah kupikir-pikir dan kuterawang secara mendalam… ada empat tahapan strata pekerjaan yang pengen kutempuh di saat usiaku yang sudah semakin menua dan wajahku yang semakin meng-ganteng ini… ( hoek..! hoek..! hoek..! )
EMPLOYEE
Karyawan atao pekerja alias buruh… semua orang yang bekerja di perusahaan, tidak pandang bulu.. baik yang berbulu lebat maupun yang berbulu kribo ( lho? )..
baik seorang manajer ataopun CEO ( Chief Executive Officeboy )… semuanya termasuk dalam kategori employee… Bahkan sekalipun bekerja di Total, Haliburton, Exxon, Chevron sama saja tetep employee… artinya, bekerja untuk “ orang lain “.. How about the Civil Government Officer? Ho ho ho.. that’s a perfect employee, do you know…
Tiap hari kerja rutin selama 8 jam… cuti cuman 12 hari setahun… di kejar target.. di marahin boss… punya rumah jarang dinikmati… punya istri pun juga jarang dinikmati ( ups… )… Anak-anak jarang di kontrol… Silaturahmi dengan kerabat kurang… Nyampe rumah dah letih, jadi males banget mau “ nglembur “ bareng istri… Habis! Bis! deh waktu yang kita miliki hanya untuk si perusahaan sayang..
Kita gak punya pilihan-pilihan lain… Kerja ya… dari jam 8.30 nyampe jam 17.30… Libur ya.. Sabtu dan Minggu…. Gak bisa kita mulai kerja jam 9.00… Gak bisa kita memilih libur di hari Jum’at… Begitulah… Terdekte oleh rutinitas dan kontrak loyalitas terhadap perusahaan… We e e… gak yahuud banget to? Aku bener-bener ngrasain setelah kemaren bekerja selama satu tahun di PT. Sinar Mas Margarine Dapur… Gak bebas… Kurang Ekspresif… Low of Social Sense… dan yang terpenting… gak sesuai dengan panggilan jiwa…. Jadi… Aku gak pengen selamanya jadi employee…. Tapi employee is not a crime kok….
SELF EMPLOYEE
Artis, Dokter, Pekerja Seks Komersial, Pedagang asongan, Pedagang kaki lima… Adalah mereka-mereka yang bekerja untuk dirinya sendiri… adalah SELF EMPLOYEE…
Kebebasan waktu lebih terasa.. mau berangkat kerja, mau libur, kita yang nentuin kawan… Mau berangkat kerja jam 6.00 pagi… terserah! Mau ngliburin diri di hari Jum’at… gaka ada yang ngelarang! Mau salto… mau nungging.. loncat-loncat… Bebas! Lha wong kita sendiri boss-nya… Pokoknya di sini benar-benar berlaku pepatah “ times is money! “ How about the entrepreneur alias wirausaha… Ya.. menurutku kalo usaha yang kita punyai belum bisa menunjukkan progress dengan kita tinggalkan selama satu tahun… itu masih dalam kategori SELF EMPLOYEE.. ( I think you know what I mean.. )
ENTREPENEUR ini ni… yang merupakan cita-cita ku…. Lebih Ekspresif…. Menantang… Sesuai dengan panggilan jiwa…
Kita kerja untuk diri kita sendiri… Kita sendiri Boss-nya…
Dan yang lebih penting… lebih punya banyak waktu untuk menunaikan kewajiban-kewajiban sebagai manusia di bumi ini… Dan InsyaALLOH akan ada kesempatan untuk mempunyai lebih banyak uang…
Kira-kira… usaha apa ya, yang cocok untuk orang ganteng sepertiku… Rumah Bordil, Pijat Plus-Plus, ataou Cafe Dugem ya…. ( Hus! Itu Mah Dosa!!! )
BUSINESS OWNER
Pemilik perusahaan seperti Aburizal Bakrie, Eka Tjipta Wijaya, Bill Gate… termasuk dalam kategori ini… Seorang Entrepeneur yang telah mem-franchise-kan usahanya trus mempekerjakan beberapa direksi untuk mengelola usahanya, sehingga dia tinggal ongkang-ongkang di rumah… adalah seorang Business Owner.. Kalo udah nyampe level ini… seharusnya kebebasan finansial sudah tercapai… ( kalo gak bangkrut di kemudian hari lho.. ) artinya, uang sudah bukan merupakan kebutuhan lagi… Apa gak gila tuh… Gak butuh uang gitu loh…!
Nah… Sekarang tinggal fokus untuk memperbaiki masyarakat sekitar dengan ber-energikan dari profit perusahaan yang kita miliki… Hmm… So Nice….
Dan ingat… Untuk menjadi Business Owner adalah di mulai dari Entrepreneur.. Kalo jadi employee terus, dijamin deh gak bakalan jadi Business Owner yang notabene berpeluang besar menjadi seorang yang memiliki kebebasan finansial…
INVESTOR
Lha ini nih… Kategori orang yang uangnya overload.. Entah dia seorang yang memiliki banyak perusahaan, koruptor handal, ataupun mempunyai piaraan Buto Ijo… Yang jelas, mereka adalah orang yang mempekerjakan uang mereka untuk menghasilkan uang lagi…
Macem mana pula itu… Itu tuh… Orang yang nyedia-in uang sebagai modal bagi suatu perusahaan atau proyek… sehingga dia berhak atas profit yang diperoleh perusahaan atau proyek yang didana-in olehnya…. Orang-orang yang hobi membeli saham perusahaan, seperti Engkong Warren Buffet orang terkaya di dunia itu lho…
Kebanyakan orang memahami investasi hanya berupa material yang tidak habis dimakan tujuh turunan…
Kalo Mas Sumadi yang ganteng ini beda kawan… Investasi adalah ketika kita sudah meninggal alias game-over nanti… ketika amalan-amalan yang kita lakukan telah terhenti… masih mengalir pahala-pahala yang akan semakin meringankan siksa kita baik di alam kubur maupun di akhirat nanti…. Ada 3 jenis kawan…. Ini dia
( Taken From “ Hadist Riwayat Muslim “ ) :
1. Ilmu yang Bermanfaat
Jadi, kalo kita menulis buku atau mengajarkan suatu ilmu kepada orang lain sehingga orang tersebut ter-inspirasi untuk melakukan suatu kebaikan.. itu tandanya kita berhasil berinvestasi…
Tapi kalo anda-anda sekalian menciptakan dan menerbitkan buku tentang “ tip dan trik mencontek yang handal “… hati-hati aja di akhirat nanti… habis loe dihajar sama malaikat-malaikat yang suerem dan gak ganteng sama sekali…
2. Anak yang Sholeh
Ya tentu saja ketika kita hendak “ membuatnya “ harus dengan berdoa terlebih dahulu… Trus ketika Buah Hati kita sukses hadir di muka bumi ini… harus kita didik dengan cara yang baik dan benar sesuai dengan Al Islam yang super Oke… Ingat! harus ada waktu untuk ngedidik anak kita! harus ada waktu untuk mengontrol anak kita! Jangan cuman “ nglembur “ aja di kantor…
“ Nglemburnya “ di rumah aja, berkolaborasi dengan istri!
Dan yang jelas, kita harus mempunyai Ilmu Yang Bermanfaat untuk diajarkan ke anak kita…. Dan kita usahakan serta doakan supaya anak kita termasuk kedalam anak yang sholeh… AMIEN!!!!!
3. Amal Jariyah
Kalo kita membangun mesjid dan mewakafkannya untuk digunakan beribadah orang banyak…
Kalo kita membangun Panti Asuhan dan mewakafkannya untuk digunakan sebagai tempat tinggal anak-anak yatim piatu yang tidak punya rumah…
Kalo kita membangun suatu Universitas dan mewakafkannya untuk tempat para mahasiswa menuntut ilmu dan mengaplikasikannya untuk kemashlahatan umat….
ITULAH YANG DINAMAKAN AMAL JARIYAH….
Untuk dapat berAMAL JARIYAH kita harus KAYA, my prendt!
Dan untuk jadi KAYA…
jangan dong, selamanya jadi EMPLOYEE….
INSYA ALLOH….



trus gimana…. ????
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” ya… tergantung ekspresi-mu sobat… ngrampok bank… atau… ngawinin janda yang kaya-raya juga bisa… up to your style, dude..! ha ha ha….”
Oleh: Jenderal on Juli 2, 2008
at 2:40 pm
Alhamdulillah, masih banyak orang baik seperti sampeyan di dunia ini. Gue doa-in sampeyan bisa kaya. Amiiiiin
___________________________________________________________________________________
Astaghfirullohaladzim.. Astaghfirullohaladzim.. Astaghfirullohaladzim..
I’m not that guy, my bro… But… Thanks a lot for your wished….. So Do You…. Amien..
Oleh: unduk on Juli 16, 2008
at 6:47 am
mantaB nih..pencerahannya..keluar dari eMPLoYee gimana caranya Om?..
up to your style BRO..!!!
Oleh: barudak tea on Agustus 23, 2008
at 1:06 pm