.
Wuih… Betapa gagahnya diriku… Begini ini nih, aksiku ketika menjelajahi ganas dan liarnya hutan di Kalimantan Tengah…
(On March 07 to February 08, Gunung Mas Regency : about 80 kilometers to the north from Palangkaraya City )

Don’t try this at home my prendt…!
Bisa dibayangin… di hutan angker tersebut… aku sempat bertemu monyet yang mukanya gak ganteng sama sekali, jauh-lah pokoknya jika di bandingin sama mukaku…
Trus ketemu ular gedhe banget… Berpuluh-puluh kali lipat gedhe-nya daripada ular-ku… Pokoknya banyak ketemu dengan binatang-binatang buas lainnya … Kayak brontosaurus, tyranosaurus, harimau sabre tooth, dan banyak lagi… Memang serem kawan… dan yang jelas.. memang boong… he he he..
Benda kuning yang kupegang itu namanya GPS ( Global Positioning System kalo gak salah… ), bukan benda kuning berbentuk lonjong+panjang+lembek+beraroma terapi yang sering kita tabung di WC itu..
Si GPS tadi fungsinya untuk nyari posisi-posisi riil di lapangan yang sebelumnya cuman tergambar indah dalam sebuah peta… pokoknya fungsi utamanya untuk kepentingan peta-memeta… Pengen tau lebih banyak tentang PETA…? silahkan berguru kepada Si DORA the explorer…
GPS tadi bermerek Trimble, Geo XT 2005 Series… Harganya 8000 US$.. Murah kok, cemban aja masih kembali dua rebeng…
Windows mobile OS, LCD touch screen, expanded with MMC memory…
Udah kayak komputer kecil-lah pokoknya… Jadi kalo pas lagi ditugaskan ke hutan untuk survey, aku lebih banyak nonton film dengan windows media player-nya daripada memetakan situasi di lapangan… ( Jangan dicontoh ya… tapi kalo terpaksa… gak papa lah… sama temen sendiri.. )
To the point of the object…. Itu aku sedang bekerja kawan, untuk menafkahi anak ( yang belum kubuat ) dan istriku ( yang sampe saat ini belum ketemu-temu ). Bukannya lagi gila-gilaan atao uji nyali…
Jadi ceritanya begini…
Setelah di transfer dari Teknik Geodesi UGM ke PT. Sinar Mas Margarine Dapur, akhinya aku bekerja sebagai tukang survey untuk ngebuat Perkebunan Kelapa Sawit di tanah Borneo nan jauh di sono….
Selain macul dan mengairi kebun, aku juga bertanggung jawab terhadap ha-hal yang berkaitan dengan peta-memeta…. Mapping Engineer ( baca : tarsan hutan ) gitu loh…
Hal pertama dalam pekerjaanku adalah mencari lokasi hutan yang bakal dijadiin perkebunan sawit sekaligus menentukan batasnya. Dan setelah batas kebun ( diperoleh dari HGU “ Hak Guna Usaha “ yang diberikan oleh pemerintah, tentunya dengan sedikit uang pelicin.. ) seluas 20 ribu hektar selesai aku patok-patok-kin… Maka, pasukan Chain-Saw ku segera membabat tuntas hutan tadi… Trus dilanjutkan dengan pasukan Bulldozer yang segera meratakan dan meluluh lantakkan hutan tadi… Dalam bahasa insinyurnya : Land Clearing… Dan… Zaap!!!! Hutan yang tadinya gondrong tadi telah disulap menjadi hamparan tanah gundul yang dinamakan perkebunan yang siap untuk ditanami sawit-sawit jabang bayi…
( mohon maaf bagi temen-temen yang pro terhadap ” International Campaign of Global Warming “, aku melakukannya karena terpaksa kok… kasian nanti anak istriku kalo gak makan.. hiks hiks hiks.. )
Dan pada suatu waktu, bapak-bapak BPN ( Badan Perkawinan Nasional, atao apa ya? ) dari Jakarta iseng-iseng datang untuk melakukan cek patok-patok batas perkebunan…
Jadi deh, kita jalan-jalan bertamasya keliling kebun seluas 20 ribu hektar dengan beliau-beliau.. Ini dia gambarnya…

Pak Viktor dan Pak Jack namanya… Gimana? masih gantengan gua kan? Ya jelas…! Sumi…!!!!
Tongkat yang tak pegang itu adalah tongkat sakti warisan dari Gandalf The Grey… itu tuh, temen-nya Si Frodo dalam cerita tentang cincin kawin atau cincin apaan lah itu pokoknya…
Ya bukan… lah…..! Itu antena external untuk memperkuat sinyal GPS….
Sleyer bermotif kotak-kotak yang ku pake itu ( yang kayak serbet meja makan ) itu yang ngasih Yudhi temen SMA ku ( tentu saja setelah kupaksa dan kutodong dengan obeng.. he he he… ).
Benda berbentuk tabung berwarna putih, yang ada di saku bajuku itu, adalah cat semprot berwarna merah, we ussually called “ piloks “. Untuk apa Mi ? Ya untuk corat-coret di dinding kayak anak muda di kota-kota itu lho…
Tapi berhubung disini gak ada dinding, adanya cuman pohon-pohon segedhe gambreng…. terpaksa lah aku menjalankan aksi corat-coret di pohon-pohon tersebut… mau tau tulisannya apa ?… tulisannya adalah… eng ing eng….
“ SUMI GANTENG!!! “…. Jadi deh, semua pohon gedhe di sekitar situ bertuliskan “ SUMI GANTENG!!! “.. ho ho ho….
“… Ku bekerja siang dan malam agar istriku bahagia… smoga kelak anak kita hidup selayaknya…. Aku siap tuk lupakan mimpi ego mudaku… Aku akan perjuangkan masa depan anakku…! “
( taken from sheila on 7 song, generasi patah hati )
Alhamdulillah… bisa merasakan lelah dan keringat dalam bekerja adalah sebuah anugerah… Mulai hari itu aku tidak lagi minta uang ke orang tuaku….
Beli sempak sendiri… beli cukur jenggot sendiri… maen PS pake uang sendiri… dan membayar jasa WC umum juga pake uang sendiri… Wah wah wah…. Hebatnya diriku ini….
Ternyata aku baru menyadari betapa sabarnya kedua orang tua ku yang tiap hari berjuang mati-matian untuk bekerja, hanya untuk mencukupi kebutuhan ku dan adik-adikku… Maafkan aku…. Mom… Dad…
Bahkan aku semakin bahagia dan bangga ketika aku bisa membelikan sesuatu untuk kedua orang tuaku dan adik-adikku….. Kubelikan selusin sempak baru untuk Bapakku, selusin kutang beraneka warna untuk Emakku, dan permen beraneka rasa untuk adik-adikku…. ( Jangan dilihat dari barangnya kawan, tapi lihatlah esensinya…. )
…..marilah bekerja untuk dunia kita seakan kita hidup selamanya… dan mari bekerja untuk akhirat kita seakan esok hari kita tiada…..
…with bismilllahirrahmanirrahiim…
- BEKERJA means BERIBADAH -
KERJA!!! AYO KITA KERJA!!!



kesel moco ne.
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” mbecak wae piye, yen kesel… ha ha ha.. “
Oleh: Farid Yuniar on Juni 6, 2008
at 2:03 am
walah koyo tarzan kowe zoom
)
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” tapi dudu tarsan X sing heerlich.. heerlich… kae to? ha ha ha… “
Oleh: Harry on Juni 6, 2008
at 2:07 am
masih aja narsis walau di hutan…
gak bisa diubah kayke…
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” itu bukan narsis jel… tapi strategi marketing dalam mempromosikan diri sendiri… hi hi hi… “
Oleh: maipura on Juni 8, 2008
at 2:28 am
wedeh, photo session tengah hutan ya? haha…
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” iya tuh… kapan-kapan ke hutan yuk…. ha ha ha… “
Oleh: ayaelectro on Juni 8, 2008
at 10:01 am
haks haks haks….yang atas kaya poto pejuang kemerdekaan
pissss…..
sumadi menjawab dengan gagah berani :
” O jelas…. gimana? MACHO kan diriku…. wakakak…. “
Oleh: arda86 on Juni 12, 2008
at 3:20 pm
maaf, mas sumadi saya mau tanya anda kerja di BPN ya, punya teman yang bernama p. Hendra Syahdana Abduh. JIka kenal, tolong bilang kirim kabar ke saya. ROES. alamat email saya Yuni_pwo@yahoo.com. Makasih
Oleh: widodopwo on Juni 13, 2009
at 5:30 am